Oleh: suhartobtb | Juli 17, 2011

Melaksanakan Pengukuran Beda Tinggi dengan Pesawat Penyipat Datar Profil

A.    TUJUAN
Disediakan pesawat penyipat datar dan peralatan yang disediakan dalam pengukuran, diharapkan peserta diklat dapat :
1.   Mengukur beda tinggi dengan alat penyipat datar profil.
2.   Menghitung beda tinggi dari hasil pengukuran sampai dengan
       penggambaran hasil  pengukuran profil.
 
B.    PENGETAHUAN DASAR
Pengukuran sipat datar profil mempunyai tujuan untuk mendapatkan profil atau penampang atau irisan permukaan tanah. Data lapangan yang diperlukan sama dengan data dari kedua kegiatan belajar sebelumnya, yaitu beda tinggi / selisih tinggi dan panjang horizontal / jarak. Selisih tinggi didapat dari hasil pembacaan benang tengah pada bak / rambu ukur. Jarak dapat diukur secara langsung dengan pita ukur atau jarak optis antara pembacaan benang atas (ba) dan benang bawah (bb), kemungkinan berdirinya pesawat penyipat datar dapat di luar titik-titik profil atau pada salah satu titik profil. Sebagai acuan / pegangan berhubung dapat ditentukan salah satu titik setiap yang ditandai dengan patok kayu, seumpama P1 yang sudah ditentukan / diketahui tingginya. Bila belum ada sesuatu pengukuran sebelumnya titik P1 dapat dianggap sebagai titik duga misal 100,00 meter, dengan pertimbangan tidak ada tinggi titik dengan tanda negatif. Dari hasil pembacaan benang tengah pada rambu ukur yang didirikan memenuhi persyaratan di semua titik profil, dapat dihitung beda tingginya antara titik acuan dengan titik profl seluruhnya.
 
A.1 Kedudukan pesawat penyipat datar diluar titik-titik profil
 
 
Pesawat penyipat datar kira-kira didirikan di tengah-tengah garis profil dengan demikian dapat menjangkau sebanyak mungkin pada titik-titik di garis profil tersebut. Seumpama pembacaan benang tengah rambu ukur di titik P1 = Bt (P1) = tinggi pesawat dari muka tanah sampai as teropong dan pembacaan benang tengah di titik 1 = Bt1, maka selisih tinggi / beda tinggi dari P1 ke titik 1 dihitung dengan rumus:
Dh (P1.1) = Bt (P1) –Bt (1) bila titk satu lebih mudah dari titik P1 maka Dh (P1.1) bertanda negatif. Dan bila titik satu lebih tinggi maka Dh(P1.1) dengan rumus :
h1 = h P1 + Dh (P1.1)
Dengan cara yang sama titik profil lainnya dapat dihitung.
 
C.    Alat dan Bahan
1.   Pesawat penyipat datar.
2.   Statif.
3.   Rambu ukur.
4.   Alat tulis menulis
5.   Pita ukur
6.   Daftar ukur
7.   Payung.
 
D.    Keselamatan dan kesehatan kerja
1.   Gunakan pakaian kerja lengkap.
2.   Hindarkan pesawat dan alat dari kemungkinan hilang atau rusak .
3.   Dirikan pesawat penyipat datar di tempat yang stabil / kuat.
4.   Pusatkan perhatian pada pekerjaan.
 
E.    Langkah Kerja
a.   Buat sket daerah yang akan diukur.
b.   Pesawat penyipat datar yang telah diketahui tinggi-tingginya pada
       pesawat penyipat datar memanjang, diambil sudut memotong (melintang)
      900 atau sesuai dengan bentuk yang diukur.
c.   Pasang pesawat di titik P1.
d.   Ambil ancang-ancang ke kiri dengan jarak 5 m atau 10 m sesuai dengan
       bentuk permukaan tanahnya dan diberi tanda patok a, b, c, dan seterusnya
       tergantung kebutuhan.
e.   Juga dibuat ancang-ancang ke arah kanan segaris dengan a,b,c dengan
       jarak sesuai bentuk permukaan tanah dan diberi patok misal d, e, f.
f.    Ukurkan ketinggian tanah sampai as teropong pesawat penyipat datar
       dari permukaan tanah atau patok P1.
g.   Incar rambu ukur di titik a di baca benang tengahnya, juga di titik / patok
        b, c dan sterusnya.
h.   Selesai pembacaan di P1, pindahkan pesawat penyipat datar di P2dengan
       cara yang sama diadakan pengukuran melintang seperti diatas.
i.    Dan seterusnya sehingga pesawat berdiri meanjang missal di titik P4.
j.    Hitunglah ketinggian permukaan tanah titik-titik yang diukur pada kertas
      yang tersedia dengan skala yang dibutuhkan.
 
 F. Gambar Kerja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: